Pengikut

Check Google Page Rank

Markas Bum1.info


Lihat -7.545491, 110.821090 di peta yang lebih besar

Validasi HTML dan CSS

Written By Bumi Sasongko on 2 Jun 2012 | 01:43

Validasi HTML dan CSS
Kemungkinan besar anda yang sering berkutat dengan dunia maya sering mendengar istilah Validasi HTML dan CSS, namun apakah sebenarnya validasi HTML dan CSS tersebut? Dan apakah perlu kita memvalidasi file HTML dan file CSS kita? Apa pula keuntungan yang kita dapat bila kita memvalidasi file HTML dan CSS kita? 
Untuk itu marilah kita bahas satu persatu, dan semoga bisa menjawab pertanyaan di atas.
Validasi file HTML dan file CSS adalah sebuah layanan online dengan tujuan memeriksa website yang anda buat berisi ERROR atau tidak.
  • HTML validator akan memeriksa kode HTML pada website anda dengan dasar acuan dari W3C Konsorsium. Validator HTML akan memeriksa terjadinya error pada website anda, dan juga menyarankan kode HTML yang baik digunakan pada website anda.
  • Sebuah CSS validator akan memeriksa style sheet CSS yang anda gunakan pada website anda dengan cara yang sama dengan HTML validator, kebanyakan akan memastikan bahwa kode CSS yang anda gunakan kompatibel dengan standar yang diberikan oleh W3C.

Perlukah Memvalidasi HTML dan CSS?

Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa anda harus memvalidasi kode HTML maupun CSS anda:
  1. Membantu agar website anda dapat diakses pada berbagai browser (Cross-Browser), berbagai platform (Cross-Platform) dan kompatibilitas website anda di masa depan. Karena koding CSS dan HTML website dikatakan berhasil jika website tersebut dapat berjalan pada berbagai browser dan platform system dan harus kompatibel dengan berbagai perubahan yang terjadi pada browser dan platform.
  2. Jika terdapat error koding HTML maupun CSS pada website anda, maka browser akan berusaha mengkompensasi error tersebut. Pada beberapa browser kesalahan kode HTML maupun CSS ini akan diacuhkan, sedangkan browser yang lain berusaha untuk mengkompensasi error tersebut. Hal ini akan berpengaruh pada pengindex-an website dari search engine (jika terdapat error search engine akan lebih susah mengakses website).
  3. Jika tidak terdapat error pada kode HTML maupun CSS pada website anda tentu akan membuat website anda terlihat lebih Profesional.

Beberapa Alasan Kenapa Tidak Perlu Memvalidasi HTML dan CSS

  1. Memvalidasi HTML maupun CSS tidak menjamin bahwa website anda akan berjalan dengan baik pada Cross-Browser.
  2. Mengkonversi website menjadi bebas dari error memakan banyak waktu dan resource.
  3. Pengunjung website anda kebanyakan tidak akan memeriksa source code halaman website anda.

Keuntungan Bila Memvalidasi Kode HTML atau CSS 

  1. Melindungi halaman website anda dari masalah yang muncul ketika terjadi syntax error, seperti terhentinya peng-index-an website anda oleh search engine karena kesalahan kode HTML atau CSS yang terjadi pada awal kode website anda.
  2. Dengan tampilan website yang baik dan ditambah dengan kode yang bebas error, maka website anda akan menjadi lebih kuat dan semakin mudah di akses.
01:43 | 0 komentar | Read More

Membuat Efek Pop-Up dengan CSS

Written By Bumi Sasongko on 31 Mei 2012 | 07:35

Membuat Efek Pop-Up dengan CSS

Membuat efek pop-up gambar pada link ataupun pada thumbnail gambar dan mengaktifkan OnMouseover dengan menggunakan CSS. Dengan menggunakan bantuan elemen CSS;pseudo hover class digabungkan dengan posisi absolute dan relative, maka gambar yang akan diberi efek Pop-Up akan dengan mudah diletakkan pada halaman HTML.
Pertama-tama yang harus anda buat adalah file CSS untuk mengatur format tampilan Pop-Up gambar dengan menulis kode CSS berikut:


.thumbnail{
position:relative;
z-index: 0;
}

.thumbnail:hover{
background-color: transparent;
z-index: 50;
}

/*style untuk pop-up gambar*/
.thumbnail span{
position:absolute;
background-color: lightyellow;
padding: 5px;
left: -1000px;
border: 1px solid gray;
visibility:hidden;
}

/*style untuk pop-up gambar*/
.thumbnail span img{
border-width: 0;
padding:2px;
}

/*style pada saat di hover*/
.thumbnail:hover span{
visibility:visible;
top: 0;
left: 60px;
}

Simpan file tersebut dan beri nama dengan style.css


Lalu buat sebuah file HTML dan beri nama index.html, untuk memperlihatkan thumbnail gambar anda. Letakkan gambar dan deskripsi yang akan di pop-up diantara tag <span>

<body>


<link href="style.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
<a class="thumbnail" href="http://bum1.info">
<img src="1.jpg" width="100px" height="66px" border="0" />
<span><img src="1-besar.jpg" /><br />Contoh Gambar Pertama</span></a>


<a class="thumbnail" href="http://bum1.info">
<img src="2.jpg" width="100px" height="66px" border="0" />
<span><img src="2-besar.jpg" /><br />Contoh Gambar Kedua</span></a>


</body>

Setelah itu anda siapkan dua buah gambar sebagai thumbnail gambar yang akan di hover dan dua gambar lagi sebagai pop-up dari gambar yang di hover tersebut. Letakkan di sebuah folder ataupun dapat diletakkan di root folder dari website anda.

Membuat Efek Pop-Up dengan CSS
File dalam 1 folder
 
Selamat mencoba...

Demikian Tutorial Website Membuat Efek Pop-Up dengan CSS

07:35 | 1 komentar | Read More

5 Prinsip Menggunakan JQuery UI

Written By Bumi Sasongko on 29 Mei 2012 | 04:33

Untuk memudahkan kita dalam menerapkan jQuery pada website kita, sebaiknya kita pahami lebih dulu prinsip cara penggunaan jQuery UI.
Pertama yang harus kita pahami adalah bagaimana struktur dari folder jQuery UI. Struktur folder jQuery UI adalah sebagai berikut :



Jika kita perhatikan struktur folder di atas, maka sebenarnya yang perlu diperhatikan hanya folder development-bundle, karena di dalamnya terdapat folder-folder inti jQuery UI, terutama folder ui yang menyimpan file-file library jQuery dan folder themes yang menyimpan file-file CSS.
Setelah mengenal struktur folder jQuery UI, maka kita akan lebih mudah menerapkan jQuery pada website kita, Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Copy folder development-bundle ke folder utama website kita.
  2. Panggil file CSS utama jQuery UI, yaitu ui.all.css yang terdapat di folder development-bundle/themes/base/ (sesuaikan dengan folder themes) yang digunakan.
    scriptnya:
  3. <link rel="stylesheet" type="text/css"
    href="development-bundle/themes/base/ui.all.css">
  4. Panggil library jQuery UI, yaitu jquery-1.3.2.js yang terdapat di folder development-bundle.
    scriptnya:
    <script  type="text/javascript"
    src="development-bundle/jquery-1.3.2.js"></script>
  5. Panggil library utama jQuery UI, yaitu ui.core.js yang terdapat di folder development-bundle/ui/.
    scriptnya:
    <script  type="text/javascript"
    src="development-bundle/ui/ui.core.js"></script>
     
  6. Dan terakhir, panggil library komponen jQuery UI yang ingin digunakan, misalnya datepicker, yaitu ui.datepicker.js yang juga terdapat di folder development-bundle/ui/.
    scriptnya:
    <script  type="text/javascript"
    src="development-bundle/ui/ui.datepicker.js"></script>
     
 Demikian

5 Prinsip Menggunakan JQuery UI

Untuk penerapannya pada website bisa diikuti terus blog bum1.info
04:33 | 0 komentar | Read More

Tips Melindungi Website Joomla

Written By Bumi Sasongko on 25 Mei 2012 | 05:49

Website yang berbasis CMS joomla memang memiliki fleksibilitas dalam sisi customisasi dan juga didukung oleh banyak sekali extension, baik itu komponen, modul maupun plugin yang dikembangkan oleh pihak ke tiga sehingga lebih memudahkan kita dalam mengembangkan website yang handal berbasis cms joomla. Namun karena kode script pada joomla ini bisa dilihat dan dimodifikasi oleh siapa saja membuat celah keamanan website yang berbasis cms joomla menjadi rentan akan serangan-serangan dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Untuk itu disini akan dijelaskan sedikit teknik yang bisa membantu melindungi website joomla anda. Meskipun tidak sepenuhnya melindungi tapi paling tidak akan sedikit merepotkan bagi orang lain untuk menembusnya.

Baiklah, berikut ini adalah tips Melindungi Website Joomla anda:

  1. Semakin sedikit menggunakan extension pada joomla akan mengurangi resiko website anda untuk diserang  .
  2. Periksa dahulu keamanan dari extension yang akan anda gunakan di Vulnerable Extensions List
  3. Selalu Upgrade joomla ke versi terbaru
  4. Ganti username administrator joomla (hindari menggunakan username admin)
  5. Ganti table prefix joomla anda, gunakan table prefix selain jos.
  6. Proteksi folder administrator joomla dengan password dengan masuk ke Cpanel --> Password Protect Directories (cara ini tidak bisa diterapkan jika ada extension yang membutuhkan file di dalam folder administrator). Gunakan plugin jSecure Authentication.
  7. Aktifkan fitur SEO, ada baiknya menggunakan extension SEO seperti sh404SEF
  8. Jangan gunakan extension bajakan, karena kebanyakan telah disusupi script jahat
  9. Hapus semua extension yang sudah tidak digunakan.
  10. Mengganti password joomla dan folder administrator secara berkala, gunakan kombinasi alfanumerik untuk password.
  11. Pastikan semua permission file 644 dan folder 755. Untuk file configuration.php permission file bisa di set menjadi 444.
  12. Non-aktifkan plugin editor html seperti (TinyMce, atau yang lainnya) jika website anda telah selesai di edit.
Demikian beberapa

Tips untuk Melindungi Website Joomla anda.


Semoga bermanfaat.





sumber : dapurhosting.com & dll
05:49 | 1 komentar | Read More

Tutorial Joomla Mengganti "Welcome To FrontPage"

Written By Bumi Sasongko on 24 Mei 2012 | 06:44

Pernahkah anda mendapati bahwa setiap kali menginstall website joomla selalu terdapat tulisan "Welcome To FrontPage" pada halaman home. Mungkin anda pernah bertanya-tanya bagaimana cara menghilangkan atau mengganti tulisan pembuka pada CMS joomla tersebut. dan mungkin juga anda pernah dibuat pusing dengan membongkar script-script php nya joomla, html  nya joomla dan mungkin sampai ke database nya si joomla ini. Caranya ternyata sederhana saja. Bila anda tidak menginginkan tulisan tersebut muncul pada front page joomla anda, maka anda bisa melakukan cara berikut ini :


tutorial joomla


1. Login ke Administrator website joomla anda
2. Pilih menus --> klik pada menu --> main menu


tutorial joomla


3. Klik Menu --> home


tutorial joomla

4. Klik pada home, maka anda akan dibawa ke halaman konfigurasi menu home (Menu Item: [Edit])

tutorial joomla

5. Klik pilihan Parameter (system), seperti gambar di atas --> pada opsi page title yang bertuliskan Welcome To FrontPage dapat anda ganti dengan kata-kata anda sendiri.

Yup, selesai sudah  

Tutorial Joomla

yang sederhana ini, semoga membantu.



06:44 | 0 komentar | Read More

Hati-hati dengan Teknik SEO

Written By Bumi Sasongko on 23 Mei 2012 | 10:17


SEO adalah teknik/cara-cara yang digunakan agar website/blog memiliki SERP pada urutan teratas, tapi bila teknik yang digunakan kurang sempurna dan malah membuat website terpuruk dari perhatian mesin pencari maka SEO yang kita lakukan gagal. Tentu hal tersebut tidak anda inginkan terjadi pada website/blog anda. Untuk menghindari kegagalan SEO, ada baiknya bila anda mempertimbangkan beberapa kesalahan teknik SEO berikut ini:

1. Menarget Keyword yang salah

Kesalahan ini wajar dilakukan, kesalahan yang terjadi biasanya bila menarget keyword yang dianggap bagus, tetapi belum tentu orang lain mencari keyword tersebut.

2. Melupakan title tag

Biasanya tidak mengisi tag <title> dengan benar atau mengosongkannya atau mengisinya dengan javascript.

3. Sebuah website full flash yang melupakan elemen HTML

Tampilan website yang full flash memang bagus dan menarik tetapi jangan sampai melupakan elemen HTML yang mendukung SEO

4. Javascript menu

Menu yang dibuat dengan menggunakan javascript terlihat lebih menarik dan interaktif, tetapi dengan menggunakan javascript maka Bot dari Search engine tidak dapat membacanya.

5. Tidak konsisten menjaga/memperhatikan persaingan SEO

Biasanya hal yang terjadi adalah bila posisi website kita sudah lumayan pada SERP barulah kita akan terlena dengan posisi yang kita capai maka bisa jadi pesaing kita akan mengambil alih posisi kita.

6. Terlalu men SPAM meta tag

Banyak orang berfikir kalau mengisi meta tag dengan banyak keyword akan mendapat hasil positif, padahal itu tidak berguna, karena Algoritma Search engine akan mendasarkan ranking pada isi/konten dari page itu sendiri.

7. Menggunakan image sebagai heading

Hal ini kurang bijaksana, karena BOT search engine tidak dapat membaca image, jadi buatlah ada unsur tag <h1> atau <h2>, hal ini lebih berguna.

8. Melupakan URL

Kita tidak boleh under estimate kalau URL website kita berbentuk dinamic seperi 'index.php?page=1' tidak bisa ranking 1, karena masih mungkin dinamic url menduduki ranking 1, tetapi alangkah lebih baik bila dalam url itu terdapat keyword (Search Engine Friendly URL)

9. Backlink spamming

Banyak orang berfikir kalau membuat page link farm tidak berpengaruh apa2 pada website kita. Hal ini salah karena google akan memeriksa page halaman kita dan bila menemukan halaman link farm, maka google akan mengurangi/menurunkan posisi ranking website kita.

10. Melupakan keyword

Sebaiknya kita memberikan tag bold <b>  pada keyword halaman website kita, karena google memperhatikan tag bold tersebut.


Semoga bermanfaat dan selalu waspada dengan

teknik SEO

anda

10:17 | 1 komentar | Read More

Cara Mendapatkan Backlink Dari Youtube

Written By Bumi Sasongko on 20 Mei 2012 | 05:49

Backlink dari youtube
Backlink dari Youtube
Backlink merupakan salah satu aspek penting dalam membantu SEO website/ blog anda, terutama bila backlink tersebut datang dari website yang sudah terkenal dan memiliki PR yang tinggi.
Youtube adalah salah satu situs jajaran atas yang layak anda jadikan penyumbang backlink bagi website/blog anda. Disini saya akan menjelaskan bagaimana caranya agar website/blog anda mendapat backlink dari Youtube.
1. Daftar pada youtube atau jika anda sudah memiliki akun gmail, anda bisa langsung login ke youtube dengan menggunakan user dan password gmail anda.
2. Upload video ke youtube ( format yang didukung: .3gp, .flv, .avi, .wmv )
3. Masukkan judul sesuai dengan keyword yang anda targetkan
4. Masukkan tag keyword yang anda targetkan
5. Tulis deskripsi yang menjelaskan tentang video yang anda upload
Pada bagian deskripsi ini anda bisa memasukkan link yang mengarah ke website/blog anda. Link ditulis dengan "http://www.domainAnda.com" Yang otomatis akan menjadi hyperlink setelah anda save.


backlink dari youtube
Backlink dari Youtube




Anda bisa melihat contoh video yang telah saya upload ke youtube dan backlink yang ada di sana.





Selamat mencoba dan

mendapat backlink dari youtube

05:49 | 4 komentar | Read More

Membuat CD Autorun pada Flash Movie

Written By Bumi Sasongko on 19 Mei 2012 | 04:56

flash animation membuat CD autorun
Membuat CD Autorun pada flash Movie

Seperti halnya cd software pada umumnya yang bisa secara otomatis run sewaktu dimasukkan ke CD/DVD ROM, anda juga bisa membuat movie animasi flash menjadi autorun.


Jika anda ingin menampilkan animasi flash pada komputer namun anda tidak yakin apakah flash player terinstall pada komputer tersebut, maka publikasikanlah file project flash sebagai file .EXE. Teknik sangat berguna, khususnya untuk komputer-komputer di sekolah atau di Universitas yang kadang tidak memiliki flash player. File .EXE menjalankan proses animasi yang sama dengan file .SWF, hanya saja ukuran file .EXE yang lebih besar daripada file .SWF.


Setelah anda menyimpan movie flash anda, masuk ke menu File > Publish setting.


flash animation membuat CD autorun

Beri tanda centang pada Windows Projector (exe) dan buang tanda centang pada HTML dan flash. Klik Publish.
Maka movie flash anda sekarang dipublikasikan sebagai file .EXE

flash animation membuat CD autorun

Setelah membuat file .EXE, anda perlu membuat satu file kecil baru sebagai trigger (pemicu) autorun pada CD. Gunakan notepad untuk membuat file tersebut.
Tulis perintah berikut pada notepad :

[autorun]
open=fileFlash.exe

fileFlash.exe merupakan nama file yang telah anda buat sebelumnya. Jangan ada spasi pada file tersebut.

Setelah itu, simpanlah dengan nama autorun.ini.
Pada saat menyimpan, pastikan save as type adalah All Files. Hal ini dimaksudkan agar anda bisa memberi extension .INI di belakang nama file tersebut. Sekarang anda memiliki 2 file, yaitu file flash.exe dan file autorun.ini. Bakar kedua file tersebut, pastikan kedua file diletakkan pada root direktori CD (bukan di dalam folder).


Selamat mencoba

Membuat CD Autorun pada Flash Movie



04:56 | 0 komentar | Read More